Jumat, 24 Februari 2017




1.      Kenapa untuk melakukan suatu reaksi kimia selalu digunakan larutan?
2.      Apa perbedaan antara melarut dan bereaksi ?
3.      Apa yang dimaksud dengan solute, solven, solvasi ion terhidrasi?
4.      Jelaskan bagai mana cara menentukan kelarutan suatu zat?
5.      Dapatkah suatu larutan jenuh di encerkan ? bagaimana?




Jawaban 

1.      Suatu larutan yang digunakan untuk proses raksi kimia harus bersifat reaktif dan  efektif. Dalam hal ini pemilihan untuk reaksi dalam betuk larutan disebabkan oleh sifat larutan yang mengandung senyawa kimia akan bersifat raktif . pada saat memulai reaksi kimia ada beberapa hal yang harus diperhatikan dari sifat larutan  harus
a.       Reaktif
b.       sensitif
c.     akurat
2.      Melarut adalah perubahan sutu zat dari bentuk padat menjadi cair denga reaksi kimia biasa tanpa menghasilkan zat baru.dalam hal ini zat yang dapat melaruta adalah zat padat, sehingga dalam proses kelarutan suatu zat larutan yang terbentuk tidak menghasilkan zat baru  sebagai contoh ketika  melrutkan gula dalm air  akan diperoleh campuran  larutan gula dalam air yang tidak membentu zat baru. Sedangkan bereaksi merupakan perubahan suatu zat kimia dengan reaksi kimia biasa akan menghasilkan seyawa baru. Sebagai contoh ketika mereaksikan senyawa AgNO3 + NaCl              AgCl + NaNO3. Pada saat argentums nitrat bereaksi dengan natrium chloride , maka akan menghasilkan senyawa baru berupa endapan warna putih AgCl.
3.      Solute merupakan zat yang akan melaruta ketika ditambahkan larutan
Solven adalah pelarut yang akan digunakan untuk melarutkan suatu zat
Solvasi ion terhidrasi  merupakan sifat kelarutan suatu zat dalam pelarut yang ditentukan oleh sifat zat yang larut dalam pelarutnya serta bisa atau tidak suatu zat mengimbangi gaya tarik menarik antara molekul molekul pelarut dengan zat terlarutnya  

4.       Dalam menentukan kelarutan suatu zat dapat dilakukan dengan mengamati bentuk dari suatu zat dan kepolaran suatu zat yang akan dilarutkan.  Kepolaran suatu zat akan mempengaruhi kelarutan suatu zat yang akan dilarutkan. Kepolaran suatu zat akan mempengaruhi karena zat yang bersifat polar akan mudah dilarutkan dalam pelarut polar dan sebaliknya zat yang bersifat nn polar akan lebih mudah dilarutkan dengan pelarut non polar.  Selain kepolaran suatu zat dalam mentukan kelarutan suatu zat dapat juga di lihat dari ukuran partikel dimana ukuran partikel sangat berpengaruh dalam kelarutan suatu zat. Ukuran partikel berpengaruh pada kelarutan karena semakin kecil ukuran partikel maka luas permukaan larutan yang bereaksi akan lebih cepat sebaliknya apabila ukuran partikel lebih besar makan luas permukaan zata yang berinteralsi dengan pelarut akan lebih sedikit
5.      Larutan jenuh adalah larutan yang mengandung jumlah maksimum zat yang dapat larut dalam air pada tekanan dan temperatur tertentu. Dalam hal ini larutan jenuh masih bisa di encerkan dengan penambahan kelarutan atu peningkatan konsolven.