1.
Kenapa
untuk melakukan suatu reaksi kimia selalu digunakan larutan?
2.
Apa
perbedaan antara melarut dan bereaksi ?
3.
Apa
yang dimaksud dengan solute, solven, solvasi ion terhidrasi?
4.
Jelaskan
bagai mana cara menentukan kelarutan suatu zat?
5.
Dapatkah
suatu larutan jenuh di encerkan ? bagaimana?
Jawaban
1.
Suatu
larutan yang digunakan untuk proses raksi kimia harus bersifat reaktif dan efektif. Dalam hal ini pemilihan untuk reaksi
dalam betuk larutan disebabkan oleh sifat larutan yang mengandung senyawa kimia
akan bersifat raktif . pada saat memulai reaksi kimia ada beberapa hal yang
harus diperhatikan dari sifat larutan harus
a.
Reaktif
b.
sensitif
c. akurat
2.
Melarut
adalah perubahan sutu zat dari bentuk padat menjadi cair denga reaksi kimia
biasa tanpa menghasilkan zat baru.dalam hal ini zat yang dapat melaruta adalah
zat padat, sehingga dalam proses kelarutan suatu zat larutan yang terbentuk
tidak menghasilkan zat baru sebagai
contoh ketika melrutkan gula dalm air akan diperoleh campuran larutan gula dalam air yang tidak membentu zat
baru. Sedangkan bereaksi merupakan perubahan suatu zat kimia dengan reaksi
kimia biasa akan menghasilkan seyawa baru. Sebagai contoh ketika mereaksikan senyawa
AgNO3 + NaCl AgCl
+ NaNO3. Pada saat argentums nitrat bereaksi dengan natrium chloride
, maka akan menghasilkan senyawa baru berupa endapan warna putih AgCl.
3.
Solute
merupakan zat yang akan melaruta ketika ditambahkan larutan
Solven
adalah pelarut yang akan digunakan untuk melarutkan suatu zat
Solvasi
ion terhidrasi merupakan sifat kelarutan
suatu zat dalam pelarut yang ditentukan oleh sifat zat yang larut dalam pelarutnya
serta bisa atau tidak suatu zat mengimbangi gaya tarik menarik antara molekul
molekul pelarut dengan zat terlarutnya
4.
Dalam menentukan kelarutan suatu zat dapat
dilakukan dengan mengamati bentuk dari suatu zat dan kepolaran suatu zat yang
akan dilarutkan. Kepolaran suatu zat
akan mempengaruhi kelarutan suatu zat yang akan dilarutkan. Kepolaran suatu zat
akan mempengaruhi karena zat yang bersifat polar akan mudah dilarutkan dalam
pelarut polar dan sebaliknya zat yang bersifat nn polar akan lebih mudah
dilarutkan dengan pelarut non polar. Selain
kepolaran suatu zat dalam mentukan kelarutan suatu zat dapat juga di lihat dari
ukuran partikel dimana ukuran partikel sangat berpengaruh dalam kelarutan suatu
zat. Ukuran partikel berpengaruh pada kelarutan karena semakin kecil ukuran
partikel maka luas permukaan larutan yang bereaksi akan lebih cepat sebaliknya
apabila ukuran partikel lebih besar makan luas permukaan zata yang berinteralsi
dengan pelarut akan lebih sedikit
5.
Larutan
jenuh adalah larutan yang mengandung jumlah maksimum zat yang dapat
larut dalam air pada tekanan dan temperatur tertentu. Dalam hal ini larutan
jenuh masih bisa di encerkan dengan penambahan kelarutan atu peningkatan
konsolven.